Manfaat dan Efek Negatif Biji Lamtoro Bagi Kesehatan

Lamtoro atau biasa disebut dengan petai cina adalah tumbuhan yang memiliki batang pohon keras namun tidak terlalu besar, pohon lamtoro tingginya bisa mencapai sekitar 10 meter dengan banyak ranting dan daun kecil-kecil. Buah lamtoro terletak di ujung rantingnya dengan bentuk polong seperti pete namun ukurannya lebih kecil. Biji dari buah lamtoro memiliki rasa sedikit pahit namun rasa tersebut justru membuat rasa makanan ini menjadi lebih nikmat. Banyak sekali jenis makanan yang mencampurkan biji lamtoro sebagai tambahan penyedap rasa seperti pecel, urap-urap, botokkan bahkan ada yang dijadikan sebagai campuran sayur lodeh. Selain sebagai penyedap makanan lain, ada sebagian masyarakat yang memanfaatkan biji lamtoro yang dijadikan sebagai tempe sehingga dinamakan tempe lamtoro, tempe ini selain bisa di masak sayur lodeh ternyata juga nikmat di konsumsi dengan digoreng.

Di Jawa, lamtoro pada umumnya ada 2 jenis yaitu lamtoro gung atau yang dikenal juga dengan petai china dan lamtoro jawa, perbedaan keduanya terlihat dari ukuran dan rasanya, ukuran polong lamtoro gung lebih besar daripada polong lamtoro jawa, sedangkan dari segi rasanya kalau lamtoro jawa rasa pahitnya tidak terlalu terasa namun kalau lamtoro gung sedikit saja dalam mengkonsumsi sudah terasa rasa pahitnya. Pohon dari lamtoro gung juga kelihatan lebih besar daripada lamtoro jawa, demikian juga dari daunnya lamtoro gung nampak lebih lebar.

Perbedaan antara lamtoro gung dan lamtoro jawa sebagaimana diatas sangat mudah dikenali namun kedua jenis tersebut memiliki kandungan nutrisi yang relatif sama, dari berbagai penelitian menyatakan bahwa lamtoro memiliki kandungan protein, karbohidrat, lemak, vitamin A, B1 dan C serta mineral penting seperti zat besi, fosfor, dan kalsium. Selain itu ternyata lamtoro juga mengandung senyawa berupa tanin, flavonoid dan saponin. Kandungan-kandungan tersebut tentu sangat baik bagi kesehatan tubuh, oleh karena itu banyak masyarakat yang menjadikan lamtoro sebagai sarana menjaga daya tahan tubuh serta penyembuhan secara alami untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Baca Juga :  Berbagai Jenis Makanan Pembakar Lemak Tubuh

Berikut berbagai penyakit yang konon bisa dicegah serta disembuhkan dengan memanfaatkan lamtoro, antara lain ;

1. Pencegah Kanker
Mengkonsumsi lamtoro selain sebagai sayuran atau penambah sedapnya masakan lain ternyata juga bermanfaat sebagai penangkal timbulnya penyakit kanker.

2. Menghilangkan Rasa Nyeri
Selain bijinya yang bisa dikonsumsi secara aman, ternyata kulit dari lamtoro atau lamtoro muda yang dikonsumsi beserta kulitnya memiliki manfaat luar biasa sebagai analgesik atau penghilang rasa nyeri pada otot serta menyembuhkan kram saat menstruasi. Sehingga tidak heran banyak ibu-ibu di jawa yang mngkonsumsi lamtoro muda yang dicampur dengan daun-daun lain serta tanaman rempah lain seperti daun sembukan, daun kencur, seledri, daun bawang dan lainnya yang dimakan secara mentah atau istilah jawa dibikin trancam saat sedang menstruasi. Selain menyembuhkan rasa nyeri racikan dari dedaunan tersebut tentu juga sangat baik bagi pencernaan tubuh dan menghilangkan masuk angin.

3. Mencegah dan Menyembuhkan Cacingan
Kandungan senyawa kimiawi lamtoro sebagaimana diatas, ternyata juga bisa membunuh kuman cacing dalam perut. Sehingga bagi anak-anak yang terserang penyakit cacingan atau untuk mencegah timbulnya penyakit cacingan maka mengkonsumsi lamtoro sangat dianjurkan karena selain aman dikonsumsi lamtoro juga mudah diperoleh dan murah jika harus membelinya.

4. Mencegah Diabetes
Diabetes atau lebih dikenal dengan kencing manis termasuk penyakit yang sulit untuk disembuhkan dan ternyata dengan mengkonsumsi secara rutin lamtoro dengan jumlah tertentu akan menurunkan kadar gula dalam darah. Dengan memakan lamtoro secara rutin maka sedikit demi sedikit akan memulihkan kinerja pankreas agar menghasilkan hormon insulin yang berperan dalam menstabilkan kadar gula dalam darah. Untuk itu sebagai sarana pencegahan timbulnya diabetes seyogyanya menjadikan lamtoro sebagai makanan tambahan atau selingan dalam beberapa hari sekali sehingga penyakit diabetes tidak menimpa pada kita atau keluarga.

Baca Juga :  Efek Negatif Terlalu Berlebihan Mengkonsumsi Ikan Asin

Selain bisa mencegah timbulnya berbagai penyakit sebagaimana diatas, lamtoro ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan disentri, melancarkan haidh, menyembuhkan herpes, menjaga kesehatan kulit, anti keriput, menyembuhkan dengan cepat luka bisul dan masih banyak lagi manfaatnya bagi kesehatan. Namun dari segudang manfaat tersebut, lamtoro juga memiliki efek negatif setelah mengkonsumsinya.

Berikut efek negatif mengkonsumsi lamtoro, antara lain ;

1. Bau Mulut
Mengkonsumsi lamtoro juga menyebabkan bau mulut yang tidak sedap sebagaimana makan jengkol namun tidak separah jengkol. Oleh karena itu dianjurkan setelah makan lamtoro untuk menggosok gigi atau berkumur dengan air putih sebanyak mungkin agar bau mulut yang tidak sedap akibat dari makan lamtoro terkurangi sehingga tidak mengganggu suasana ngobrol dengan teman. Selain mengakibatkan bau mulut yang tidak sedap, memakan lamtoro juga mengakibatkan bau kentut yang lumayan busuk dan air kencing yang cukup menyengat.

2. Sakit Kepala
Efek negatif yang langsung bisa dirasakan mengkonsumsi lamtoro apabila mengkonsumsinya dalam jumlah banyak adalah timbulnya rasa pusing kepala. Kandungan kimia yang cukup tinggi dalam lamtoro jika dikonsumsi secara berlebihan apalagi bagi yang belum pernah mengkonsumsinya akan menimbulkan efek negatif pening kepala, namun hal ini tidak berlangsung lama akan kembali normal. Untuk menghindari efek negatif tersebut biasanya lamtoro yang mau dikonsumsi dalam jumlah banyak direbus serta direndam terlebih dahulu agar zat kimia yang bikin pening kepala bisa hilang.

Dampak negatif tersebut tentu ada efek positifnya juga, dengan keluarnya bau busuk tersebut berarti kotoran yang terdapat dalam tubuh keluar dan digantikan oleh yang baru. Namun yang jelas lamtoro memiliki efek positif bagi kesehatan yang sangat luar biasa sehingga tidak salah kalau nenek moyang kita selalu mengkombinasikan menu makanannya termasuk lamtoro untuk menjaga dayan tahan tubuh mereka tetap segar bugar hingga di usia senja.

Baca Juga :  Tips Sederhana Menghilangkan Rasa Pahit Pada Daun dan Bunga Pepaya

Kebiasaan nenek moyang kita dalam mengkombinasikan menu makanan ternyata memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan tubuh, sehingga kita sebagai anak cucu sudah seharusnya mengikuti tradisi tersebut yang ternyata setelah dilakukan penelitian sangat baik bagi kesehatan tubuh. Mudah-mudahan artikel ini menginspirasi kita semua untuk mengikuti tradisi nenek moyang dalam menjaga kesehatannya. Semoga bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *